UNIX 2026 Digelar untuk Tingkatkan Minat Kuliah Siswa SMA di Sumatera Barat

TemanKita University Expo (UNIX) 2026 digelar sebagai respons atas rendahnya angka lulusan SMA di Sumatera Barat yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pada 2025, lebih dari separuh lulusan SMA di daerah tersebut tercatat tidak melanjutkan studi ke jenjang kuliah.

Ketua Panitia UNIX 2026, Syabria Syukra, mengatakan kegiatan ini lahir dari keresahan terhadap persoalan pendidikan yang masih dihadapi pelajar SMA di Sumatera Barat. Berdasarkan survei internal panitia, rendahnya minat melanjutkan kuliah dipengaruhi oleh kebingungan memilih jurusan, ketidakpastian menentukan kampus tujuan, serta kendala finansial.

“Masih banyak siswa SMA yang ragu untuk berkuliah karena tidak tahu harus memilih jurusan apa, masuk ke kampus mana, dan terkendala masalah biaya,” kata Syabria.

Untuk menjawab persoalan tersebut, UNIX 2026 menghadirkan konsep bedah kampus yang memungkinkan siswa memperoleh gambaran langsung mengenai dunia perkuliahan melalui interaksi dengan perwakilan perguruan tinggi. Selain itu, panitia juga menyediakan sesi bedah beasiswa guna memperluas wawasan peserta terkait berbagai peluang pendanaan pendidikan.

“Di dunia perkuliahan sebenarnya tersedia banyak beasiswa. Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan bahwa faktor finansial seharusnya tidak lagi menjadi alasan utama untuk tidak melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Dalam pemilihan guest star dan narasumber, panitia menekankan aspek inspiratif serta kedekatan dengan generasi muda. Salah satu guest star yang dihadirkan adalah Anindytha Arsa, konten kreator edukasi yang digemari Gen Z sekaligus lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

“Kami ingin membekali siswa sejak tahap persiapan hingga memahami kehidupan sebagai mahasiswa. Kak Anin kami nilai mampu menjadi figur motivatif bagi siswa SMA di Sumatera Barat,” jelas Syabria.

Berbeda dengan campus fair atau education expo pada umumnya, UNIX 2026 menghadirkan 15 perguruan tinggi, satu kampus luar negeri, serta tiga program beasiswa dalam satu kegiatan. Selain itu, terdapat forum diskusi kelompok terarah (focus group discussion/FGD) yang memungkinkan peserta berdialog langsung dengan berbagai perwakilan kampus.

“Peserta tidak hanya berinteraksi dengan satu kampus, tetapi bisa berdiskusi dengan 15 kampus sekaligus. Ini menjadi keunggulan UNIX 2026 dibandingkan expo kampus lainnya,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap persentase siswa SMA di Sumatera Barat yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dapat meningkat pada 2026. UNIX 2026 juga diharapkan mampu mendorong pemerataan akses pendidikan serta meminimalkan kasus salah jurusan yang kerap berujung pada putus kuliah.

“Kami ingin siswa memilih jurusan sesuai minatnya, sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak berkuliah atau berhenti di tengah jalan,” tutup Syabria.

Reporter: Ghaza Alfatih