Mahasiswa dan Dosen Konsentrasi Jurnalistik Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Andalas melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema Literasi Media di SMKN 2 Padang pada Sabtu, 13 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pemahaman kritis terhadap informasi digital serta kemampuan mengenali dan menangkal berita hoaks.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk workshop singkat ini disambut antusias oleh para siswa. Materi yang disampaikan berfokus pada pengenalan hoaks, ciri-ciri informasi palsu, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan pelajar agar tidak menjadi korban maupun pelaku penyebaran hoaks di media digital.
Salah satu peserta, Heru Pernando, siswa kelas XI Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan banyak pengetahuan baru. “Saya jadi lebih mengenal apa itu berita hoaks dan bagaimana cara mengatasinya. Materi yang disampaikan mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan sehari-hari kami,” ujarnya.
Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bijak sebagai alat bantu pembelajaran, bukan sebagai sarana untuk menyalahi etika akademik maupun menyebarkan informasi yang keliru.
Hal senada disampaikan oleh Luthfia Dwi Wisra, siswi kelas X Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim. Ia menilai kegiatan literasi media sangat penting di tengah derasnya arus informasi digital saat ini. “Kegiatan ini membuat saya lebih paham bagaimana cara menyaring informasi agar tidak terjebak atau ikut menyebarkan berita hoaks,” tuturnya.
Sebagai bentuk evaluasi, peserta mengikuti sesi post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan rata-rata nilai siswa mencapai 95 pada sesi awal dan meningkat menjadi 100 pada sesi berikutnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Andalas berharap dapat berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam bermedia digital.
Reporter: Fadlan Athariq