Amar Bedonza dari Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Veridatz Universitas Adzkia resmi terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Pers Mahasiswa (ASPEM) periode 2026–2027. Pemilihan tersebut berlangsung pada Kongres ASPEM VIII yang diselenggarakan. Sabtu, 10 Oktober 2026, gedung A Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Negeri Padang (UNP), sejak pukul 08.00 hingga 20.00 WIB.
Terpilihnya Amar tanda perputaran roda organisasi ASPEM untuk satu periode ke depan. Menanggapi hasil kongres, Demisioner Ketua Umum ASPEM periode 2025–2026, Fajar, menyampaikan rasa senang atas berlanjutnya kepengurusan asosiasi tersebut. Fajar menjelaskan bahwa pihak Dewan Pengawas Komite/Dewan Pertimbangan Organisasi (DPK-DPO) akan berkolaborasi erat dengan ketua terpilih selama satu bulan ke depan guna merampungkan struktur kepengurusan baru.
"Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), struktur kepengurusan baru harus sudah terbentuk paling lambat satu bulan setelah pelaksanaan kongres," ujar Fajar.
Sementara itu, Ketua Umum ASPEM terpilih, Amar Bedonza, menekankan pentingnya kebersamaan dan keterbukaan dalam merangkul seluruh delegasi pers mahasiswa di Padang, tanpa membedakan anggota baru maupun lama.
"Asosiasi ini dibangun atas dasar kebersamaan, jadi saya berharap kita semua bisa berjalan bersama. Siapa pun delegasinya, kita akan kembangkan potensinya semaksimal mungkin. Semua orang berhak untuk sukses," kata Amar.
Lebih lanjut, Amar juga mengungkapkan visinya untuk memperkuat peran pers mahasiswa di tingkat lokal. Salah satu gagasan jangka panjang yang ia canangkan adalah merintis pembentukan agensi khusus di bawah naungan ASPEM untuk wilayah Padang.
Amar menegaskan, terpilihnya kepengurusan baru ini. ASPEM diharapkan dapat terus menjadi wadah pembinaan potensi, ruang kolaborasi, serta pendorong kemajuan pers mahasiswa di Sumatera Barat.
Reporter: Dzakwan Deffa