IKA UNAND Dorong Alumni Jadi Penggerak Inovasi dan Industri

Ketua Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA UNAND) Denny Abdi mendorong penguatan peran alumni dalam membangun ekosistem inovasi yang menghubungkan kampus dengan dunia industri, pada malam anugerah Unand di Pangeran Beach Hotel, 14 September 2026. Langkah tersebut diarahkan untuk melahirkan lebih banyak industriawan, mengembangkan hasil riset, serta menciptakan dampak ekonomi bagi Sumatera Barat dan Indonesia.

Denny Abdi dalam sambutannya, mengatakan UNAND memiliki potensi besar untuk membangun ekosistem tersebut melalui kekuatan mahasiswa, peneliti, alumni, serta jejaring industri. Menurutnya, potensi yang ada perlu diubah menjadi kekuatan yang mampu menghasilkan inovasi dan membuka lapangan pekerjaan.

“Dengan modal sebesar itu, kita harus mengubah potensi tersebut menjadi kekuatan yang menghasilkan inovasi, menumbuhkan industri, dan menyerap lapangan pekerjaan,” ujar Denny pada sambutannya di malam aungerah unand (14/09/2026).

Denny menjelaskan, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperkuat hubungan antara alumni dan kampus. Alumni yang telah menjadi founder atau industriawan dapat dilibatkan sebagai mentor bagi mahasiswa dan peneliti. Sementara industri dan investor dapat menjadi mitra dalam mengembangkan hasil riset hingga masuk ke pasar.

Ia juga menekankan pentingnya membawa hasil penelitian dari lingkungan kampus menuju tahap komersialisasi. Menurutnya, riset yang hanya berhenti di lingkungan akademik belum cukup untuk menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat.

“Riset sudah banyak. Saya bicara dengan Pak Rektor, banyak sekali riset. Tetapi, kalau kita para peneliti berbicara dengan para peneliti itu tidak akan masuk ke pasar,” katanya.

Ke depan, IKA UNAND didorong memperkuat database dan jejaring alumni, memperluas program mentoring dan magang, serta meningkatkan kolaborasi universitas, alumni, industri, dan investor dalam riset dan inovasi.

Denny berharap ekosistem tersebut dapat melahirkan lebih banyak industriawan dari Sumatera Barat. Menurutnya, jika semakin banyak industriawan tumbuh dan berkembang, Dengan semakin banyaknya industriawan yang tumbuh dari ekosistem kampus, inovasi diharapkan mampu menghasilkan nilai tambah, membuka lapangan kerja,memberikan manfaat bagi UNAND dan masyarakat.

Dalam acara tersebut, Unand juga menyerahkan penghargaan Anugerah Alumni 2026 kepada sejumlah tokoh alumni lintas kategori, di antaranya:

​Alumni Milenial: Elsa Maharrani

​Tokoh Penggerak: Ir. Djoni

​Entrepreneur: Rendy Alfuadi

​Birokrat: dr. Eniarti, M.Sc., Sp.KJ., M.M.R., QHIA

​Kiprah Internasional: Prof. dr. Erlina Burhan, Sp.P(K), M.Sc., Ph.D.

​Lifetime Achievement: Prof. Dr. Ir. H. Fachri Ahmad, M.Sc.

​Peneliti / Inventor: Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc.

​Selain anugerah alumni, panitia mengumumkan pemenang Sayembara Menulis Artikel Anugerah Insan Pers UNAND 2026. Untuk Kategori Jurnalis Media Cetak/Online, Juara 1 diraih oleh Heri Faizal (Langgam.id), Juara 2 Ardasani (Haluan), dan Juara 3 Muharman (Harian Rakyat Sumbar).

​Sementara pada Kategori Jurnalis Pers Mahasiswa UNAND, Juara 1 diraih Oktavia Ramadhani (Genta Andalas), Juara 2 Zaki Latif Bagia Rahman (Genta Andalas), dan Juara 3 Cici Famelya (LPM Detak Alinea).

Reporter: Dzakwan